Seperti yang telah kita ketahui, peran ayah dalam kehidupan anak-anak sangatlah penting. Karena begitu penting, sang ayah harus senantiasa menambah ilmu untuk menambah kualitas peran mereka.
Seorang penulis buku The Man Who Would Be Dad, sejak tahun 1992 ia mengampanyekan pentingnya peran seorang ayah. Ia pun mengungkapkan beberapa fakta tentang ayah, diantaranya adalah :
| - | Para ayah tidak menolak saran |
| Diantara hal yang tidak disukai para ayah adalah mengobrol atau merumpi, atau sebaliknya menjadi bahan pembicaraan. Para ayah lebih menyukai diskusi dalam forum yang interaktif, sehingga mereka dapat saling belajar. | |
| - | Para ayah ingin belajar jadi ayah yang baik |
| Tidak sedikit dari calon ayah yang tekun mengikuti kelas parenting, karena mereka sangat ingin belajar menjadi ayah yang baik bagi anak mereka. | |
| - | Bersedia terlibat urusan pengasuhan anak mereka |
| Terutama di tahun-tahun awal kehidupan anak, para ayah lebih terlibat dalam proses pengasuhan anak. Bahkan, banyak pula ayah yang terus terlibat sampai anak memasuki usia sekolah. | |
| - | Para ayah senang belajar dari buku |
| Tidak benar jika para ayah tidak suka membaca. Para ayah tidak suka membaca buku yang tidak berkaitan dengan diri mereka. Para ayah lebih suka membaca buku tentang parenting, sejauh buku itu tidak semata-mata ditujukan bagi para ibu. Sebab para ayah punya cara berbeda dari ibu dalam merawat dan mengasuh anak. |
Bagaimana dengan Anda? Sudahkah memiliki cukup ilmu dalam mengasuh anak? [ab]





